Bukannya melakukan sesuatu, saya malah seperti terhipnotis untuk melihat vagina Vivi sedang dipaksa menelan Pisan Ambon. “Leeeebiiih Keeeeraasssh Paaackhhh” ucapan Vivi semakin kacau. Bokep barat Sibapak kemudian memegang pinggul Vivi dan membangunkannya, Dia langsung melumat bibir mungil Vivi sambil tangannya membuka resleting belakang baju Vivi sambil kakinya menginjak legging yang sedari tadi masih tersanggut dikaki Vivi setelah bajunya terjatuh sibapak coba melepas kaitan bra. Lengkap dengan pakainnya sewaktu dia pergi kekamar mandi tadi. Takut hamil katanya. Tangan kanan si bapak coba untuk mendekatkan wajah Vivi kepenisnya. Setelah kejadian itu hampir setiap akhir pekan Vivi selalu pergi , kerumah temannya diB***** katanya. Dengan perasaan masih tidak karuan saya duduk di warung tadi. “ Kamu udah ngopinya, jalan lagi yuu “. Ada perasaan benci melihat kejadian itu karena Vivi tidak pernah mau kalo saya muncrat didalam. Dibandingkan punya kekasihmu”. Dan pertempuran kembali dilanjutkan. Kami masih sama2 menempuh kuliah disalah satu PTS ternama dikota M*****. Kok Vivi gak ada. Tampak ada cairan bening muncrat dari vagina Vivi. Dan pertempuran kembali dilanjutkan. Tangan Vivi coba meraih batang penis itu untuk kemudian memasukkanya lagi kelobang vagina milliknya. ”Isaaaaphh Teeeruusssh Sayaaaangghh” Vivi terus meracau.















