Naluriku sebagai wanita muncul, aku pun agak terangsang melihat hal tersebut.“Pak saya ke kamar dulu ya”,
” iya Yul, saya minta maaf atas kejadian barusan”,
” tidak apa-apa Pak” jawabku.Akupun pergi ke kamar dan langsung mandi.Acara pun dimulai, waktu itu kami sibuk dengan pertemuan terserbut. BokepJepang Kok liatin nenen Mamah? “Silahkan Yul, jangan sungkan,anggap saja ini rasa terimakasih saya karena pekerjaanmu yang memuaskan” pujinya. “Ah kamu bisa aja Yul” jawabnya.Kami pun sampai di tempat makan malam. Setelah pertemuan itu aku pergi pamit ke kamar terlebih dahulu karena badanku merasa capek sekali. Memang Pak Budi ini orangnya baik dan selalu ramah kepada setiap bawahannya.Dengan suamiku pun dia nampak akrab. Dia tidur terlentang dan aku kangkangi dia. “Sudah Pak, tadi pun saya sempat ngobrol dengan anak saya” jawabku.Ketika kami ngobrol kulihat Pak Budi melirik terus ke arah dadaku. Seperti waktu itu, aku harus meninggalkan suami dan anakku ke luar kota karena ada pertemuan besar antar perusahaan se-Indonesia.“Mas, besok aku keluar kota dengan Pak Budi”
“Iya Mah” jawab suamiku singkat.











