Daissy sendiri hanya sekedar membantunya supaya lebih mudah.Di depannya kini terlihat jelas sesuatu yang terpeta pada lapisan celana dalamnya. Bokep JAV eh.. Tiba-tiba Emir menarik tangan Daissy dan berkata dengan serius, “Sebaliknya, dari dulu saya udah naksir kamu, tapi sayangnya keduluan Erick.”Lalu ditunjukkannya amplop berisi negatif film yang Daissy cari. Biasanya lelaki itu paling jual mahal. Tapi terlihat ia sedang berlutut di depan seorang laki-laki yang duduk di atas sofa. ITU-nya.” Rasanya Daissy mulai mengerti.Lain soal apakah dia punya cukup keberanian untuk melakukannya atau tidak. Entah berapa lama ia terbawa hanyut.Waktu dibuka matanya, ternyata Bambang sudah duduk di sampingnya. Tapi ya sudahlah semuanya memang salahku sendiri, demikian pikir Daissy. Karena tidak tahan akhir Daissy merangkul pantat Erick dan menekannya keras-keras ke bawah.Erick tertawa, Daissy merintih. Erick mengganas, Daissy hanya mampu mendesah menyebut-nyebut namanya.















