Malam semakin larut, kamipun sudah kelelahan dan akhirnya malam itu ditutup dengan mencari tempat tidur masing-masing. Bokep jepang hot Aku malah jadi geli melihat Evi cemberut kecewa.Untuk long weekend minggu depan kami, teman-teman satu kantor berencana refreshing ke suatu tempat di pinggiran kota Cirebon. Tentu saja dia cemberut sampai mukanya dilepat-lipat jadi tujuh.Sesekali aku hanya bisa mencuri-curi pandang ke arah Evi yang matanya juga tidak pernah lepas menatap setiap gerak gerikku dan Tia. Aku dan Tia memilih untuk sembunyi di kamar. “Engga cape , Vi, Kok belom bobok ?” tanyaku membuka percakapan. Karena sudah capek menunggu Tia,akhirnya aku putuskan untuk mengajak Evi berjalan-jalan pagi mengitari kampung. Akupun lupa dengan ajakan Tia untuk menikmati aroma terapi bersama. Akhirnya Evi menghampiriku sambil membawakan secangkir kopi hangat. sambil sesekali mempermainkan puting susunya seolah menarik perhatianku. Sesekali Evi memegang erat tanganku sambil membimbing tanganku menyentuh payudaranya. Maafkan aku Tia…aku tdk bermaksud mempermainkan kalian berdua, karena aku memang sungguh-sungguh terhanyut dan tidak bisa lepas dari dekapan hangat dan manjamu….. Satu demi satu pakaian kami tanggalkan. Sepanjang jalan, tangan Evi selalu menggelanyut manja dan kepalanya di sandarkan dilenganku seakan tidak peduli berpasang-pasang mata menatap heran ke arah kami. “Yah, udah malam, Vi. Tanpa bermaksud untuk membuatnya kaget, aku langsung duduk di samping Evi.
>
Pov Mesra Di Alam Terbuka Dengan Remaja Thailand
Related videos














