Sudah dua hari anak kampung yang baru 16 tahun itu bekerja. Bokep Arab Dan yang pasti aku menjadi seorang yang harus bisa menuruti kemauan nafsu yang ada dalam diri. Kembali aku menghampirinya.“Kamu tiba-tiba membikinkan aku minuman hangat, padahal aku tidak menyuruhmu kan”, ucap Mas Iky sembari bangkit dari tempat duduknya.“Sienny, aku mau bilang bahwa aku menyukaimu.”“Maksud Mas Apa bagaimana?”“Apa aku perlu jelaskan?” sahut Mas Iky padaku.Tanpa sadar aku kini berhadap-hadapan dengan Mas Iky dengan jarak yang sangat dekat, bahkan bisa dikatakan terlampau dekat. Pandangannya membuatku jadi salah tingkah.“Kamu cantik, Sienny.”Aku cuma tersipu dan berucap,“Teman-teman Mas Iky di kampus kan lebih cantik-cantik, apalagi mereka kan orang-orang kaya dan pandai.”“Tapi kamu lain, Sienny. Bukankah dia anak majikanku yang tentunya orang kaya dan terhormat, sedangkan aku cuma seorang pembantu rumahtangga? Ini semua salahku yang tak mampu menjaga kekuatan dinding imanku.Subuh pagi ini aku meninggalkan rumah ini tanpa pamit, setelah kusiapkan sarapan dan sepucuk surat di meja makan yang isinya bahwa aku

