Vannesa langsung saja terpana dan kaget, mukanya memerah. Tubuhnya mulai bersandar ke bahu lelaki tersebut. Bokep Jilbab Lalu ia merebahkan kepala Vannesa di bahunya di sepanjang jalan yang macet, pada penurunan Lembah Anai tersebut. Vannesa terlelap sesaat. Sepertinya wanita muda tersebut tidak peduli lagi akan omongan joroknya Jay.Hingga senja. Itu Jay datang. Hanya saja herannya Vannesa malah membiarkannya saja. Setelah makan mereka duduk bersantai.Mereka mulai saling berciuman, saling berpelukan erat. Setelah makan Vannesa merasakan makanan amat kentara ‘panas’nya ‘maklum gulai kambing’ pikirnya tubuhnya memanas peluhnya keluar .hingga keningnya basah, Jay juga begitu.Setelah makan saat itu mereka duduk berhadapan, masih di dalam rumah itu. mereka hanya makan saja, kemesraan mereka tidak seperti kemaren malam. Sekitar jam 7 lewat mereka turun mampir di rumah makan di pinggiran jalan di Bukittinggi untuk beristirahat sejenak sambil mengisi perut. Vannesa tahu diri sebab Vannesa adalah pendatang di daerah yang cukup jauh dari kota tempat Vannesa bermukim.Begitu juga dengan latar belakang Jay Vannesa tidak















