Kaki emak ku buka luas dan ku masukkan kembali zakar ku di kemaluannya dari lubang yang ku buat di seluar tracknya. Bokep barat Aku semakin laju menghenjut tubuh montok emak. Air matanya berjujuran di tepi matanya. Pasti dia sedang enak melepaskan benihnya ke dalam tubuh emak. Tubuh emak yang montok itu ku usap penuh keberahian ku. Emak masih tertiarap menangis tanpa henti akibat diperkosa anak kandungnya sendiri. Dia memeluk ku. Aku tidak makan, sebaliknya terus menuju ke dalam bilik. Lengannya yang gebu menaikkan gelora batin ku. Emak ku dengan perlahan mengatakan betapa kerasnya zakar ku menyumbat lubangnya. Jika dahulu aku hidup bermadu menjadi suami emak ku, kini aku adalah suami,,,,,,, Ayah disahkan meninggal dunia kemudian. Punggung emak yang sendat dengan seluar track itu ku lihat penuh nafsu. Emak pula sudah terkangkang menerima setiap pancutan air mani anak kandungnya ke dalam lubang kemaluannya. Meski pun air matanya semakin kelihatan mengering di pipi, namun dari ekor matanya ku pasti dia masih tidak merelakan apa yang sedang ku lakukan ke atasnya. Aku semakin laju menghenjut tubuh montok emak. Emak lena dalam dakapan ku pada malam itu dengan tangisan. Setiap kali zakar ku berdenyut melepaskan benih, setiap kali itu jualah emak mengerang menandakan dia dapat merasakan pancutan benih ku di lubuk buntingnya.















