Hehehehe…” Jawabnya sambil senyum-senyum. Dgn basa basi dia menanyakan keadaanku.Hmmm, kupikir ini kesempatanku untuk happy-happy. Bokep Tante Saat mereka membutuhkanku, jam berapapun, aku harus bisa menemui mereka.Sedang apapun aku, aku harus siap menemani mereka. Aku keenakan Maarrrr.” Rintihku.Damar menggenjotku sambil ngulum buah dadaku.Udhh rasanya geli dan menambah rasa nikmat. Aku ga peduli cewek kamu.” Jawabku sedikit ketus. Sepertinya Damar tdk ingin menyia-nyiakan waktunya lagi untuk orgasme. Kadang aku jengkel dan merasa tak adil punya teman yg egois sendiri. Akhirnya entah dari mana awalnya, aku dan Damar sdh berciuman. Aku ga peduli cewek kamu.” Jawabku sedikit ketus. Damar tak sabar, dia membalikkan posisi dgn aku dibawah. “Enggakk.” Jawabku singkat. Jangan dihentakin gitu, rasanya kena ke ulu hatiku. “Ooo.” Jawabku singkat.Damar menciumi telinga dan leher ku, dia berusaha merangsang ku.“Be, yuk kekamar.” Ajak Damar. Kami saling panggut bibir dan bertukar air liur. “Dia baru keluar kota, urusan kerjaan.” Jawabnya. Sama seperti pertama, sedikit susah dimasukkan, tp aku tdk menyerah, aku















