Tiba-tiba aku dikagetkan oleh suara Lisa yang ternyata entah sejak kapan memperhatikan aktifitas kami di belakang.“Pindah aja ke sini” kataku sambil mengelus-elus rambut Novi yang masih menghisapi penisku.Lisa pun kemudian melangkah pindah ke bangku belakang.Langsung kuciumi wajahnya, yang walaupun tidak secantik Novi tetapi cukup manis.Lidahku dan lidahnya sudah saling bertaut, sementara Novi masih sibuk menikmati penisku.“Di.. Lu pilih yang mana?” bisik Andi saat kami sedang mengurus cek-in.Memang sebelumnya aku yang janji akan traktir, karena aku baru saja menerima pembayaran dari salah satu proyekku.“Novi” jawabku pendek.“Hehe.. Bokep indo Ahh..” erang Novi seirama dengan goyangan badannya di atas tubuhku.Terkadang erangan itu terhenti saat kusodorkan jemariku untuk dihisapnya.Beberapa saat kemudian, kuhentikan goyangan badannya dan kucondongkan tubuhnya agak ke belakang, sehingga aku dapat menghisapi payudaranya.Memang enak sekali menikmati payudara kenyal gadis cantik ini.Dengan gemas kulahap bukit kembarnya dan sesekali kujilati puting payudara yang berwarna merah muda.Erangan Novi semakin keras terdengar, membuat aku menjadi semakin bergairah.Setelah selesai aku menikmati payudara ranumnya, kembali tubuh















