Kami janji nggak akan berbuat macam macam..! Dapat pinjaman uangnya? BokepJepang Jadi walaupun club tersebut sudah tutup, mereka tetap dapat bebas bermain. Pikiranku mulai panik, sementara di pojok ruangan, Rosa sudah tampak mulai resah melihat keadaanku.Tapi naas. Saat itu dia sudah siuman dari pingsannya, dia mengerang kesakitan sambil menangis meratap kegadisannya yang telah terenggut paksa pada malam itu. sanggahku sambil tersenyum menenangkan hatinya, akhirnya Rosa pun berjalan dan duduk di sofa tersebut.Sudah lima game berjalan, aku menang dua kali dan kalah tiga kali, membuat aku harus menanggalkan jaket, blouse dan celana panjang yang kukenakan hingga saat itu hanya tersisa bra dan CD saja yg masih melekat di tubuhku.Jangan sampai kalah lagi, ujarku dalam hati, dua kali lagi aku kalah, maka aku akan benarbenar Bugil. ujarku sambil mengajaknya pulang.Kami berdua berjalan melewati ruangan billiard. Saat itu dia sudah siuman dari pingsannya, dia mengerang kesakitan sambil menangis meratap kegadisannya yang telah terenggut paksa pada malam itu. Hentikan.! ujarku sambil menunjuk ke arah sofa yang berada di pojok ruangan.Tp Is? Nggak mau..! jerit Rosa parau sambil meringis kesakitan ketika memeknya mulai dijejali oleh kemaluan Pak Hendra.Perlahan, kulihat batang k0ntol itu terus melesak masuk sampai akhirnya lenyap dan terbenam seluruhnya di dalam liang rahim Rosa, saat itu tubuh Rosa benar-benar telah menyatu dengan tubuh Pak Hendra.















