Aku segera
pulang. Pak Rochim dan ibu
sangat baik kepadaku. Bokep jepang Tangan Kak Tina yang kanan mencengkeram pahaku. Aku
kaget! Kak Tina
tak pernah lupa mengunci lemarinya. Aku
masih terus mengintip, sampai akhirnya Kak Tina tampak terlonjak-lonjak
dari tempat tidur. Kita baca sama-sama”. Keringatnya mengucur, bau badannya tercium
begitu menyengat. Jantungku berdebar-debar. Dia hanya memberikan Kho Ping Hoo
untukku. Tertulis di sana cerita tentang Nick Carter yang sedang
menyetubuhi seorang wanita Rusia (sayangnya aku lupa judulnya). Kak Tina mengambil novelnya, hendak menyimpannya di
dalam lemari. Hanya aku dapat warisan dari Kak Tina. “Bangun! Hanya saja, rasanya
lengket. Setelah makan, aku beristirahat di
dalam kamar. Kejantananku menegang. Kubolak-balik halamannya, ada bagian yang ditandai. Pak Rochim dan ibu
sangat baik kepadaku. Paginya aku takut-takut, kalau Kak Tina tahu
ada sisa sperma di dasternya. Kubaca bagian depannya, aku memutuskan untuk tidak tertarik membacanya. Akupun makan. Kamu masih kecil dan polos”, Katanya. Kita baca sama-sama”. Sesekali aku ingin juga membaca novel lainnya, tapi Kak Tina tak
pernah mengijinkan aku menyentuh apa lagi membaca novel-novel itu. Aku salah tingkah. Lalu berkata, “Baiklah. “Ya”
“Kalau begitu, duduklah di pangkuanku”
Aku
kaget, tapi tanpa berkomentar aku lalu duduk di atas pahanya. Sejak
malam itu, setiap malam aku melakukan hal itu. “Tapi kan saya ingin tahu. Tampak raut wajah Kak Tina berubah. Langsung
saja kemaluanku membesar, meradang di balik celana seragamku. Pikiranku mendadak kosong, ketika punggungku menyentuh
dadanya. Aku tersipu malu.















