Tapi kata-kata Rivan justru membuat Reyna kaget, bingung sekaligus penasaran. Romansa yang ditawarkan Rivan dengan cepat mengambil alih kewarasan Reyna.“Owwhhhh,” bibir Reyna mendesah, kakinya seakan kehilangan tenaga saat jari-jari Rivan berhasil menemukan puting payudara yang mengeras.“Rivaaaan,” ucap wanita itu sesaat sebelum bibirnya menyambut lumatan bibir yang panas. Bokep ojol Tangannya terlihat ragu saat menyentuh dan menggenggam tangan Rivan yang ditumbuhi rambut-rambut halus. meski hatinya berontak, tapi tubuhnya telah berkhianat, pinggulnya tanpa diminta bergerak menyambut hentakan batang yang menggedor dinding rahim. Maksudmu apa saja yang sudah kami lakukan?”
Wajah Reyna memerah karena malu, Rivan dengan telak membongkar kekakuannya sebagai seorang wanita dewasa. Seketika Reyna terdiam, wajahnya semakin malu saat menyadari tangan Rivan masih menggenggam kedua tangannya.Tapi tidak berselang lama bentakan dari bibir tipisnya kembali terdengar, “Hey!.. Memberikan remasan yang lembut, memainkan sepasang bongkahan daging dengan gemas.Mata Reyna terpejam, kepalanya terangkat seiring cumbuan Rivan yang perlahan merangsek keleher yang masih terbalut jilbab.















