Alia sempat meneteskan air mata. Tubuhnya mengejang. Video bokep jepang Selang sehari kami setelah bertemu bisa bertemu lagi. Gairah kerja menurun, marah-marah tanpa sebab. “Emang bisa nginap di rumah elo?” katanya setelah beberapa saat hening. Juga tak menampik jariku yang meraba pintu vaginanya. Pun masih kurasakan getaran itu walau aku sudah rebah lemas di atas tubuhnya.“Oh, udah gelap,” katanya mengejutkanku. “Nginap di mana?”
“Di Mess Yayasan Anu.”
“Nggak nginap ama gue aja?”
“Enak aja, engga boleh dong, musti ngumpul.”Bagus, nggak boleh bukan berarti tak mau. Aku kaget karena Alia tak menolakku merabai kewanitaannya. Waktu putingnya kuhisap-hisap, Alia mendesis. Seluruh aktivitas bisnis dapat dilakukan dan dikendalikan dari rumah. Telapak tanganku memberi sinyal bahwa buah yang tak begitu besar itu keras dan membulat, ternyata. Satu hal lagi yang kudambakan, ketika bangun pagi Alia ada di sampingku sehingga kami bisa menikmati seks pagi hari yang menyegarkan. Bahkan sebentar lagi orang tak memerlukan office space yang mahal itu. “Yang, tadi gue keluar di dalam, gue..”
“Engga usah khawatir Mas,” potongnya. “Kan baru sekali, Yang, sekali lagi ya?”
“Kita masih banyak waktu.”
Ya, masih banyak, tapi suaramu serak dan nafasmu memburu. Dagunya kugigit pelan, Alia melenguh Lehernya kutelusuri dengan bibirku, Alia mengkikik. Gerakan Alia berikutnya lagi-lagi membuatku bingung. Kubuang handuk yang menutupi tubuhku dan aku mendekat.















