Ajah ketika itu menderita serangan djantung. Dialah raaksud Tante Nora jang mendidik aku sedjak ajah berpulang kerumtullah. BokepJepang Seperti tertera dalam wasiat* Sarinem ”pelayan rumah” diberi uang sebesar 2.000.000. Saat itu usiaku masih 10 tahun tapi ajah sering mengadjarkanku menelepon kekantor Suara sekertaris mendjavvab sambil tertawa Sekertaris ajah cantik menarik idak beda bila aku melihat seorang binta^g f.lm. Ia memberi tjap setempel. Biasanja hanja minum kopi segelas. Suhubadan- ku mendjadi bertambah hangat. Djumlah uang itu sangat besar. Aku buru2 masuk. Dan paling achir aku membatja artikel tentang riwajat seorang penulis jang kenamaan.Tulisan itu mcndjemukan, aku berhenti ment batja. 6 tanun lamanja aku disekolah dasar, aku bukan murid jang pintar. Dan harus diselesaikan. Aku setuju. Ajah semasa hidupl sering batuk batuk di kamar mandi. Restoran itu bernama? Dada ajah terasa akan pecah. Segala sesuatu jang berhubungan dengan djaminan hartak.u akan kil tundjuk sebuah perusahaan assu- ransi Kong A Lim, di Djakarta, Nora Mariam akan menganggap ini suatu kebidjaksanaan jang ku putuskan.Sekali-kali tidak kuha– rapkan Nora Mariam akan mengeluarkan uang pribadinja buat mej ngasuh anakku Hendra. Rupanja Ajah ingin membatja surat wasiat didepanku suara Ajah parau. Sarinem menangis sebentar Ia sedih ditinggal ajah. Hangat karena ajah meninggalkan harta jang tidak sedikit.Tuan Hartono mengatakan bahwa aku harus meneken surat itu Jang penting ialah mengenai soal















