Nakim sempat melirik kepadaku, kurespon dgn mengangkat jempolku sesaat. film bokep jepang Nakim mengangguk, pelan2 dia masuk ke kamarnya sendiri.Tak lupa ia agak membungkuk sbg tanda dia pamit masuk kamar.Tak berlama-lama lagi kuteruskan niatku ke kamar mandi, disusul oleh istriku yg juga mau bersih2. Senyum tipisnya kembali terulas, namun kini bercampur aduk dgn gejolak gairahnya yg menyala.Kulumat lagi bibir istriku sambil perlahan mengatur posisi agar Nakim lebih leluasa menikmati dada istriku. Aku pun mengedipkan mataku agar Nakim bisa kembali rileks. Ternyata istriku pun tahu dan juga menceritakan kejadian di siang hari waktu Nakim naik keatas bangku utk mengganti lampu dapur, dimana kala itu istriku yg memegangi bangkunya. Bisa kubayangkan apa yg dilihat Nakim, apalg kaos ketat dgn bagian dada rendah adalah kostumnya saat itu.Tambah lagi dgn Senyum dan cubitan istriku saat bercerita, jadi tanda bhw hal2 tadi terkadang juga disengaja oleh istriku.“Jgn marah ya,pa..abis lucu liat mukanya”,goda istriku.Aku cuma bisa mesem saja.Hal itu membuatku juga jd iseng mau mengetes si Nakim.Suatu malam,istriku sudah tidur duluan dikamarnya, seperti biasa Nakim dan aku msh menonton Tv.“bosen ya,kim..acaranya gini2 aja”,ujarku santai.“iya yah,mas..aku jg ga ngerti film’nya nyeritain apa”,sahut Nakim.“kita nyetel DVD aja ya,kim”,kataku sambil bangkit dr dudukku.“emang pilem apa,mas ?”,tanya Nakim dgn nada bersemangat.“pilem org gede..”,jwbku sambil nyengir.Nakim manggut2 saja, tp kulihat ada tanda paham dari wajahnya.Ku















