Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Dia menjajakan kantong-kantong plastik hitam itu ke setiap pengendara yang singgah karena lampu merah. Bokep jepang hot Aku sudah terbiasa seperti ini. Baru satu orang yang beli.”
“Ya sudah. Aku serius soal ini. Dia benar-benat ulet. Dari balik kaca mobil, seorang lelaki melemparkan jari tengahnya ke arah lelaki berjaket jins. Seharian ini, aku memang dirundung hujan, dan aku tidak berlari. Dua jam berlalu, baru satu pengendara yang berhasil membeli kantong plastiknya. Polos sekali. Pikiranku mendadak kacau. Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan pada tempatku berdiri. Mereka kemudian pergi ke tempat yang dituju. Aku serius soal ini. Hingga beberapa gerombolan anak datang menghampiri anak laki-laki itu. Orang-orang di jalan raya memang selalu lucu. Gila. Tiap kali dia berkata begitu, dia selalu menyertakannya dengan merendahkan bahu. Siapalah aku, aku hanyalah tiang listrik yang mengadu nasib di jalan raya.,,,,,,,,,, Itu karena anak perempuan dalam mobil sedan itu terlihat ingin muntah, jadi dia membutuhkan kantong plastik hitam demi memuntahkan semua isi perutnya. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Tapi tidak semua orang di jalan raya itu lucu. Beberapa di antara mereka malah lebih menakutkan daripada hantu-hantu yang bergentayangan di rumah-rumah tua.















