Ia menunduk membaca, lalu sejurus kemudian ia tersenyum. Pemuda itu seperti mengungkit getar-getar masa muda yang pernah dilaluinya dahulu kala. Bokep jepang hot “Iya, mungkin mereka kan SMS-an ama pacar.”
“Iya kali yah,”kata Randy berlagak bego. Aku juga kangen…,”balas Ibu Selfi. Dan… Hanya lima belas menit kemudian sebuah SMS masuk.“Mmmuuuaaahhh….” itulah isi SMS dari Ibu Selfi. Bisa telat terus ke kampus kalau pakai mobil,”begitu alasan Randy ketika ia mengirimkan uang sisa penjualan Panther pada Ibunya.BBM-an antara dua insan beda usia itu berlangsung baik dan interaktif… Berhari-demi-hari… Berhari-demi-hari … Terus begitu… Mereka bercerita hal-hal lucu… Kiat-kiat hidup… Sinetron yang amburadul… Politik… Lagu-lagu… Filem… Dan banyak lagi… Mereka pernah dua kali lagi bertemu di Citos, akan tetapi pertemuan itu hanya seperti pertemuan pertama…
Ibu Selfi merasa senang karena BBM atau SMS Randy selalu mengingatkannya, “Bentar lagi jam 1, jam anak-anak pulang sekolah…”. Ia hanya memandangi dengan sepenuh perasaan wajah pemuda itu dalam foto di ponselnya. Kakeknya merantau ke Jakarta dari Palembang sebagai seorang tentara. Bukan mau onani. Aku juga begitu barangkali dulu.”
Sungguh….















