Bunyinya mengagetkan dia, dia tersipu-sipu, tidak berani memandangiku lagi.Sampai selesai kami jadi berdiam-diaman. Bokep jepang Kami berpelukan, mengatur napas kami. Kepalanya disandarkan di dadaku.“Paa, sudah lama kita nggak begini”, katanya lirih. Kalau melihat fisik serta haidnya yang teratur, aku yakin istriku subur juga.Apakah aku kena hukuman karena aku selingkuh dengan Bu Tadi? benar nih. Aku tersenyum penuh kemenangan. Kamu tahu, mustinya secara fisik, kami tidak ada masalah. Jeratku semakin aku persempit.“Eeh, aku benar-benar tolong dicarikan istri yang kayak Bu Tadi dong Bu. menerawang jauh, alangkah nikmatnya bisa menggendong anak-anakku.Malam itu aku bersetubuh lagi. Kami tertawa. aah, mosok. “Buu, aku kangen bangeeet. Aku mendekati untuk melihat apakah kaca nako itu kelupaan ditutup atau ada orang jahat yang membukanya. Didoain? Apabila aman, aku akan mendekati kamar mereka. Cuma bikin doang, giliran sudah jadi bocah orang lain dong yang ngurus”, katanya sambil merenggut manja. Tidak bisa. Tetapi pernah tanda itu tidak ada sampai 1 atau 2 bulan, bahkan 3 bulan. Kita cari makan dulu yaa. Lampu belakang rumah Bu Tadi sudah padam dari tadi.















