“Tumben nih cafetari rame, sampai nggak ada satupun meja kosong” Kata Dina menambahkan. Sesampainya di meja Ananda, dan ngobrol sesaat, kedua orang tuanya berpamitan ingin pulang karena sudah mulai di hinggapi rasa kantuk. Bokep jepang Dengan sopan aku menganggukan kepala kepada mereka, sambil tersenyum ramah. Setelah kepergian Papa dan Mamanya, kembali kita melanjuntukan obrolan yang tertunda sesaat. Gaun malam yang panjang dan modelnya sedikit sexy dibagian dadanya membuat Ananda tampil begitu anggun malam itu. Dengan mantap, kembali aku menyampaikan pesan khusus. Eh”jawabku gugup. “Ananda… Ini Adietya teman kita juga, yang kebetulan juga dia vokalis di grup band di kampus kita ini” Dina memperkenalkan aku kepada Ananda secara panjang lebar. Aku hanya terdiam mendengar penjelasannya, sambil tersenyum lembut menatapnya. Dengan mantap, kembali aku menyampaikan pesan khusus. Ananda sebaiknya kita pulang yah” kataku pelan.















