sepertinya kontholku hampir meledak-ledak!!!!! Bokep jepang (beberapa office boy malah sudah hapal dengan pilot-pilot yang selalu menanyakan foto ‘artis’ baru di hotel itu…heh…heh…biasaqa…) Dan sementara ketiga “rekan’ kerjaku sudah menuju kamar masing-masing aku kembali ke mobil sebentar mengambil tasku yang tertinggal. TIBA_TIBA.. tak tahu apa yang dilakukan dengan pinggulnya yang jelas gerakannya membuat tulang-tulangku serasa lolos sampai sunsumnya… aku melotot tak bisa teriak… dadaku sesak…. seolah-olah ana ingin menyaksikan dunia nakal dibalik mataku….. But it’s true. Maklum Tarakan adalah kampung halaman istrinya. “suamimu?” tanyaku “di rumah, aku gak pernah cerita sama dia” “kamu lima tahun lebih muda menurut mataku…” ana ngegelendot manja. Sari, pramugari angkatan 24 meleburkan lamunanku, “Teh, Kopi apa susu mas ?” “heh bukan gitu nanyanya” kataku “trus?” “teh ama kopinya bener…” “Susunya?” “heh..heh….”…sahutku gebleg “dasar !”…katanya sambil senyum manis “OK, kopi instant tanpa gula…” akhirnya aku menjawabnya “Captain ?” “sssst, beliau baru ibadah !” kataku Sari mengangguk geli sambil ngeloyor bikin kopi. srrruuuuutttt….!….. kusambut tatapannya dengan dingin…. “Ini kuncinya mas”
“Lho koq mas?” “Ini sekalian ID-nya mas, saya juga orang jawa koq…” “Jawa?” “iya saya dari Solo, mas pasti orang jawa, omongnya kan medok” katanya “heh..he…iya ya…..eh ada juga putri solo di sini…” kataku datar “kamar 201 mas” katanya sambil menyorongkan kunci kamar.















