Ya, lumayanlah. Bokep barat bandel, ya?!” candanya dengan senyum menggoda. yang katanya coklat muda itu..Cie Lena tertawa geli melihatku rada panik. Buat ukuran anak SMP tahun 1990, yang meskipun di sekolahan termasuk yang miskin, tapi uang sakuku yang duaratus ribu sehari mungkin ngga kebayang sama temen-temenku yang sok kaya. Waah, pasti di antara kakinya itu ada..“Kamu boleh liat badan Ciecie semuanya, Say..” katanya memutus lamunanku, “Ciecie sayang sama kamu, abis kamu imut sih..”“Ciecie emang butuhnya berapa duit?” aku memberanikan diri bertanya.Dia tersenyum dan jarinya menunjuk angka 1..“I Pay..”Cuma segitu? Membuat jalaran geli tadi semakin melebar ke seluruh permukaan kulit tubuhku dan pada saat nampaknya tak tertahankan lagi.. ia menekan pantatnya sedang ia membusungkan dadanya dan mendongak sehingga pandanganku hanya berisi payudara dan puting susu kecoklatannya itu.. (Hihihi aku perhatikan ia mengambil anak kunci pintu depan dari balik keset.. Ia lalu mengambil posisi berlutut, kedua lututnya tertekuk di atas kasur dan pinggulnya menindihku.. Ya tentu saja kami masih sering melakukannya.















