aaaggghh..”“Aku mau keluar Kapten,” ujarku memberi tahu Kapten Jack.“Tahan Sayang.. Bokep jepang hot Lantas aku tidur sampai siang, makan, tidur dan malamnya kami melakukannya lagi berulang-ulang seolah tiada bosan.Akhirnya Pelabuhan Tanjung Priok sdh berada di pelupuk mataku. Betapa segarnya nanti setelah aku mandi.“Makasih Pak,” ujarku seraya memberanikan diri utk menatap wajahnya, ternyata ganteng jg.“Jangan panggil Pak, panggil aku Kapten..” tegasnya.Aku sempat membaca namanya yg tertera di baju putihnya.“Kapten Jack” itulah namanya.Aku sekarang sdh berada di kamar mandi.“Wah, betapa wanginya tuh kamar mandi,” gumamku nyaris tak terdengar.Kunyalakan showernya maka muncratlah air segar membasahi tubuhku yg mulus ini, kugosok-gosokan badanku dgn sabun, kuraih shampo utk mencuci rambutku yg sempat lengket karena keringat.10 menit kemudian aku keluar dari kamar mandi, aku bingung utk bersalin pakaian, aku harus bilang apa kepada Sang Kapten.“Wah cantik jg kamu,” tiba-tiba suara itu mengejutkan diriku.Dan yg lebih mengejutkan adalah pelukan Sang Kapten dari arah belakang. Karena aku diam tak berreaksi, maka tangan Sang Kapten makin berani saja menjelajahi dadaku dan menciumi leher serta telingaku. aaagggghh.. Ternyata KM.Ciremai sdh berlabuh, aku melihat hiruk pikuk penumpang berebut menaiki tangga, aku tergolong calon penumpang yg terakhir, dgn sisa-sisa tenagaku, aku berusaha lari menuju KM.Ciremai, aku hanya menggendong tas punggung yg berisi pakaian 3 potong.Aku sdh berada di dek kapal kelas ekonomi, tp hampir semua ruangan















