Dante Colle is a sculptor and Eve Marlowe is modeling nude for him; with those perky tits, tight ass, and beautiful face, who wouldn’t want Eve as their muse!? Dante finally reveals that he makes most of his money sculpting very ‘special’ toys for people… Bokep jepang hot glass and crystal dildos to be exact. Dante warns young Eve that under NO circumstances can she touch the dildos! It turns out Eve isn’t a very good listener. Soon, she’s stuffing herself with every dildo in sight, taking them for a spin, and getting her delicious pussy juices all over them. Eve is having fun on her own but is about to be in a world of pleasure once Dante gets his hands on her!
Telapak tangannya mengusap pipiku beberapa kali, lalu berpindah ke rambutku, dan sedikit menekan kepalaku agar menunduk ke arah kakinya.“Ingin tahu warnanya?” Aku mengangguk tak berdaya.“Kunci dulu pintu itu,” katanya sambil menunjuk pintu ruang kerjanya. Tunjukkan dengan rakus seolah ini adalah kesempatan pertama dan yang terakhir bagimu!”Aku terpengaruh dengan kata-katanya. Matanya berbinar-binar seolah menaburkan sejuta pesona birahi. Aku sendiri sudah termasuk staf senior. Aku termangu menatap keindahan yang terpampang persis di depan mataku.“Jangan diam saja. Semakin basah. Mbak Lia terpekik. Kebasahan yang dikelilingi rambut-rambut ikal yang menyelip dari kiri kanan G-stringnya. Pesona yang membutuhkan sanjungan dan pujaan.“Periksalah, Jhony. Berlutut di depanku!” Aku membisu. Dan mulai kurasakan kedutan-kedutan di bibir vaginanya, kedutan yang menghisap lidahku, mengundang agar masuk lebih dalam. Kami saling menatap. Ia memang menawan karena sepasang bola matanya sewaktu-waktu dapat bernar-binar, atau menatap dengan tajam. Sayu. Karena harus bernafas, aku tak mempunyai pilihan kecuali menghirup udara dari celah bibir kewanitaannya. Lendir yang hanya segumpal kecil, hangat, kecut, yang mengalir membasahi kerongkonganku. OK?”Aku mengangguk. Kami saling menatap. Dan ketika hanya berjarak kira-kira selebar telapak tangan dari pangkal pahanya, kecupan-kecupanku berubah menjadi ciuman yang panas dan basah.Sekarang hidungku sangat dekat dengan segitiga yang menutupi pangkal pahanya.















