Mungkin karena aku tidak konsentrasi dengan apa yang sedang kami bicarakan, Nisa bertanya.“Pak, kok kadang-kadang ngejelasinnya tidak nyambung sih..”. HP ku, alasannya sih biar gampang saja.Sambil tetap memperhatikan monitor, aku menyebutkan satu persatu nomernya. Bokep barat Sambil tetap membenamkan wajahku diantara dua gunungnya, tanganku secara perlahan menarik tangan Nisa yang sedang asik mengeluar masukan jarinya.Awalnya dia menolak, tapi ketika aku bimbing jarinya kearah kontolku, Dian langsung menggenggam dan mengocoknya. Tanpa ragu, dia mulai menjilat dan mengulum kontolku. aacchh.. ooohhhh..” Dian menggelepar menahan birahinya yang semakin besar. Gila.. Tapi ternyata, yang kulakukan itu malah membuat dian berani untuk membalas ciumanku. Tanpa disadari, mungkin karena saking senengnya, aku yang sejak awal memang mengagumi dian, langsung memeluknya. dian langsung merebahkan badannya ke ranjang, dan mencari siaran TV yang khusus menyiarkan acara musik. Maafin Nisa yach, Nisa udah ngerepotin Fik, padahal kan sekarang waktunya libur dan istirahat, tapi Nisa malah meminta Fik menemui Nisa”.Aku terharu juga mendengar kejujuran dan kepolosannya, akhirnya setelah mendengarkan semua tentang apa yang ada dihatinya, sambil membelai rambutnya (agar perasaannya menjadi lebih tenang), aku pun berusaha meyakinkannya, bahwa semua yang dialami, adalah wajar, jika seseorang mencintai lawan jenisnya, dan tidak ada yang namanya salah, jika sudah menyangkut perasaan hati.Ketika dia menatapku dengan tatapan yang tajam, secara perlahan aku mencium keningnya.















