jujur aku cukup kaget, karena tidak ada pembahasan apapun terkait panggilan semacam itu,“udah ya istriku sayang, kamu malem ini jadi lonte kami aja…” bisik mas Indra ditelingaku perlahan, bukannya marah justru entah kenapa justru merinding membayangkan diriku disetubuhi sebagai lonte didepan suamiku sendiri.“kalian cuman mau nonton aja apa mau ngapain? film bokep jepang sini majuan dikit…”Mas Indra menarik kepalaku mendeka dengan meletakkan tangannya dibelakang leherku dan memberikanku ciuman hangat untuk sedikit menenangkanku. ga boleh rokokan! horni aja apa pengen?” tiba-tiba pertanyaan itu keluar dari mulutku,“ya pengen, cuman ya sebatas pengen aja, kalo kaya gituan paling juga kamu ga mau, ga brani…” saut mas Indra dengan nada yang menurutku menantang keberanianku“loh, nantangin nih? harus cek dulu! dan seluruh pejuhnya dia paksa untuk ku telan.setelah itu kami beristirahat di kasur, dan aku tertidur selama hampir setengah jam dipelukan suamiku.dan ketika aku terbangun,“ih… mas jahat banget tadi…” kataku dengan suara serak ala bangun tidur kecapekan“loh?















