Tapi ternyata masalahnya tidak sesederhana itu, ketika Om Ridwan melanjutkan kembali kata-katanya.“Ta, Om sudah dengar cerita Om Rudi dan juga cerita dia tentang temannya yang pernah, maaf, mem-booking kamu…”. Bokep jepang Cinta tidaklah kebetulan berada di hotel berbintang itu. Om Ridwan berdiri. IPK-nya disetiap semester hampir tak pernah dibawah 3,0. “Hayo pasti browsing situs porno ya? Jadi kini bola panas kembali berada di pihak Cinta.“Oke minum dulu jusmu, ntar kita mampir ke *** biar kamu pilih sendiri yang kamu mau”, Om Ridwan menyebut salah satu mall khusus barang-barang elektronik terbesar di kota itu. Termasuk juga kepada beberapa laki-laki yang berada di kosan tersebut. Kini ia berjumpa Om Ridwan sedang menggandeng seorang gadis muda. Profesi ini sudah ia jalani cukup lama, hampir sejak awal ia mulai menyandang gelar sebagai mahasiswi. Diapitkan kembali kedua pahanya, lalu gadis cantik itu berdiri. Beberapa saat kemudian Om Ridwan dan Cinta meninggalkan counter ponsel itu. Jadi kini bola panas kembali berada di pihak Cinta.“Oke minum dulu jusmu, ntar kita mampir ke *** biar kamu pilih sendiri yang kamu mau”, Om Ridwan menyebut salah satu mall khusus barang-barang elektronik terbesar di kota itu. Cinta menggelengkan kepalanya. Ini adalah harapan terakhir Cinta. “Kamu ada waktu gak hari ini? “Oke bye”. Keduanya terlihat kaget, sangat kaget.















